Liburan ke Tokyo Tower dan Zojoji Temple (Hari ke-1)

Salah satu ikon terkenal Jepang adalah Tokyo Tower. Berada di daerah Minato-ku, Tokyo. Waktu ke sana, bersama teman yang ingin ke Tokyo juga, saya berangkat dari stasiun Maebashi hingga ke stasiun Ueno. Mengambil jalur langsung dari Takasaki, sekitar 2 jam perjalanan.

Pertama kali naik kereta di Tokyo dan merasakan semrawutnya jalur kereta di Tokyo. Ada yang berada di permukaan tanah, ada yang di bawah tanah dan ada juga yang sejajar dengan gedung. Orang-orang yang naik kereta pun sangat banyak. Dari stasiun Ueno, kami naik kereta bawah tanah (地下鉄 / chikatetsu). Saya ke Tokyo ingin bertemu teman zaman kuliah dari Indonesia bernama Vera. Karena saya dan teman yang bareng ke Tokyo berbeda tujuan, dia mau ke Ginza. Dia turun di Ginza dan saya lanjut ke Akabanebashi. Dari stasiun Akabanebashi kemudian berjalan kaki menuju Tokyo Tower.

Tokyo Tower 2

Dari salah satu pintu masuk Tokyo Tower

Dari jauh sudah kelihatan Tokyo Tower. Di pintu masuk terdapat orang yang menawarkan jasa go-kart. Ada yang memakai kostum Super Mario mengendarai go-kart. Para pengunjung pun mengambil gambar mereka. Saya juga melihat mereka ketika malam hari di Akihabara. Mereka muka-muka bule, entahlah mereka ini siapa.

Balap Mario

Orang-orang berkostum menaiki go-kart menarik antusias pengunjung

Tokyo Tower ini seperti layaknya tower BTS. Lantas apa yang membuatnya ramai ya? Selain cukup tinggi, di bawah Tokyo Tower terdapat pusat perbelanjaan. Bisa beli souvenir Jepang di sini. Ada restoran, wahana Aquarium raksasa di bawah tanah dan salah satu yang menarik adalah wahana One-Piece, salah satu anime terkenal Jepang. Kalau ingin melihat pemandangan kota Tokyo dengan luas, dapat dilihat dari atas Tokyo Tower. Di sana ada lift untuk naik ke sana. Tapi sayangnya, untuk menikmati semua itu, harus merogoh kocek 4900 yen buat orang dewasa. Bagi saya itu terbilang mahal, jadi kami cuma masuk di bawahnya. Berkeliling melihat souvenir. Kata mereka souvenirnya juga mahal-mahal. Hihi.. apa-apa di Jepang mahal tau, kata saya.

Tokyo Tower 1

Tokyo Tower dari bawah

Oh iya, saya duluan datang ke Tokyo Tower sebelum bertemu teman dari Indonesia. Sebelumnya mereka bilang masih di Musium Doraemon. Sambil menunggu mereka datang, saya mengikuti orang-orang yang sedang berjalan. Sepertinya mereka berjalan ke arah suatu tempat yang ramai. Benar saja, di sana ada kuil bernama Zojoji. Cukup ramai dikunjungi turis.

 

Zojoji Temple 1 

Sakura dan lonceng di Zojoji Temple

Di dalam kompleks kuil juga ada sakura. Ada juga yang jualan makanan Jepang, seperti: Takuan, Takoyaki, Dango, Karaage, dsb. Ada juga Children Memorial, yaitu patung anak-anak kecil dengan penutup kepala dan apron berwarna merah. Di depannya ada kincir angin. Ada banyak sekali patung anak kecil di dalam sana. Ada penjelasan sejarahnya terpampang di sana. Tertulis dengan bahasa Jepang dan Inggris. Sudah lupa penjelasannya, agak panjang. Ada larangan di sana, yaitu jangan menyentuh patungnya.

Zojoji Temple 2

Children Memorial di Zojoji Temple

Memandang Tokyo Tower bersama Zojoji Temple ternyata menarik juga. Sayangnya waktu itu, cuacanya lagi mendung. Pasti akan tampak lebih bagus lagi ketika langit cerah.

Tokyo Tower 2

Zojoji Temple dan Tokyo Tower

Zojoji Temple ini termasuk kuil Budha. Saya liat ada banyak orang yang datang berdoa di sana. Bahkan ada juga bule yang ikut-ikutan berdoa. Saya sih tidak ikut, cuma memperhatikan apa yang mereka lakukan.

Zojoji Temple 4

Para penganut agama Budha berdoa di Zojoji Temple

Setelah dari Zojoji Temple saya berjalan kembali menuju Tokyo Tower melalui Shiba-park. Tamannya berupa dataran tinggi gitu. Di Shiba-park ternyata ada juga sakura dan beberapa orang hanami di sana. Setelah itu melewati jalan menanjak di Momiji-dani. Sesuai namanya "momiji" berarti daun musim gugur, "dani" berasal dari kata "tani" yang berarti lembah, pasti sangat bagus terlihat pas musim gugur. Di sana ada aliran sungai kecil layaknya lembah kecil di dekat Tokyo Tower. Setelah saya pikir-pikir, mungkin naik di Tokyo Tower sangat bagus ketika musim gugur untuk melihat pemandangan momiji. Terutama melihat ke arah Momiji-dani dan Shiba-park.

comments powered by Disqus