Teman kuliah saya dan saudaranya datang ke Tokyo untuk liburan. Kebetulan pas saya juga lagi liburan musim semi, jadi saya bersedia menemani mereka berlibur. Sebenarnya ini sudah hari kedua. Di hari kedua ini, mereka ingin ke Taman Ueno.

Saya menginap di net cafe di daerah Shimbashi, deket dari stasiun. Pagi-pagi dah berangkat dan sudah sampai duluan di Taman Ueno. Sambil menunggu mereka, saya keliling sekitar taman Ueno melihat-lihat sakura dan orang berhanami di bawahnya. Padahal udah pagi-pagi pergi udah rame aja. Orang-orang dari berbagai negara berdatangan untuk jalan-jalan juga. Bahkan kadang terdengar suara orang berfoto `satu dua`. Ini pasti orang Indonesia. Ternyata memang bener orang Indonesia.

Sakura Ueno

Sakura di Taman Ueno, Tokyo

Saya pun pergi ke tempat antrian masuk kebun binatang. Udah banyak orang aja yang sudah pada ngantri. Padahal pintu gerbangnya belum dibuka. Semakin lama antrian itu makin panjang, mereka belum juga datang. Saya pun berjalan ke arah gedung galeri seni. Lalu mereka ini mengatakan udah masuk di kebun binatangnya. Saya batalin ke gedung galeri seninya. Demi temen-temen, akhirnya ikut masuk ke kebun binatang. Biaya masuk ke kebun binatang untuk orang dewasa adalah 600 yen.

Lining up at zoo

Antrian Masuk Kebun Binatang Ueno, Tokyo 

Kebun binatang Ueno sangat luas. Di dalam taman Ueno, termasuk spot hanami sakura, gedung galeri seni dan kebun binatang. Kawasan taman yang sangat luas dan pengunjungnya membludak. Apalagi di akhir pekan.

Di dalam kebun binatang Ueno, banyak sekali satwa-satwa. Dari foto-foto yang diambil, belum mencakup semuanya. Ada juga yang tidak diupload.

Hewan yang pertama kali dikunjungi adalah Panda. Pandanya suka bermalas-malasan dan makan bambu muda. Ada 2 ekor di sana.

Panda

Panda

Harimaunya mengaum-ngaum, mungkin agak canggung diliatin kerumunan orang.

Tiger

Harimau

Singanya mengaum-ngaum dengan keras. Suara aumannya agak mengerikan.

Lion

Singa

Gajah-gajah ini berasal dari Thailand. Di samping kandangnya sebenarnya ada replika rumah khas Thailand gitu. Pas diambil foto, gajahnya bergerak membelakangi. Jangan melihat gumpalan-gumpalan yang ada di dekat gajah itu ya. Gajah yang berada paling kanan berdiri seperti patung. Bahkan kami kira patung, tapi tiba-tiba dia bergerak.

Elephants

Gajah

Di kandang anjing laut, ada sedikit atraksi. Pawangnya lagi memberi makan anjing lautnya. Dia melempar-lemparkan ikan ke arah si anjing laut, lalu langsung diterkam dengan tepat oleh si anjing laut. Atraksi kecil itu begitu memukau para pengunjung. Ada yang berkata `Sugoii`.

Seals

Anjing laut

Burung hantunya berbulu putih tebal. Waktu melihatnya, saya jadi ingat burung hantunya si Harry Potter. Potongan berwarna pink itu adalah kepala ayam dan didekatnya ada tikus mati, makanan si burung hantu. Di sebelah kandangnya sebenarnya masih banyak spesies burung hantu lain. Melihat mereka mengingatkan saya pada film The Legend of the Guardians.

Owls

Burung hantu

Ini monyet Jepang yang biasanya paling suka onsen, yaitu berendam di permandian air panas ketika musim dingin tiba.

Japanese monkeys

Monyet Jepang

Kebun binatangnya terbagi menjadi 2 kawasan. Buat ke kawasan satunya lagi, harus berjalan kaki agak jauh selama 10 menit. Ada juga alternatif, yaitu menaiki monorail. Temen-temen bilang mau coba itu, ya saya ikut aja deh. Buat naik monorail, butuh biaya 150 yen untuk orang dewasa.

Monorail

Monorail di dalam kebung binatang Ueno

Ketika mendekati kandang pinguin, bau amis yang merebak begitu tercium tajam. Sesekali ada 2-3 ekor pinguin yang meloncat ke kolam untuk berenang. Meluncur seperti roket.

Penguin

Pinguin

Salamander ini sejenis kadal amfibi. Salamander Jepang ini bisa berukuran seperti buaya lho. Dulu ada tayangannya di National Geographic.

Salamander

Salamander

Lemur-lemur ini jadi mengingatkan film Madagascar. Di kebun binatang ini ada juga hewan dalam film Madagascar yang lain. Para lemur itu sedang berada di dekat pohon Baobab. Saya kira pohonnya asli, sekalinya cuma patung semen. Gak mungkin juga ada pohon Baobab yang tumbuh di Jepang. Secara pohon Baobab itu tumbuhnya di daerah kering.

Lemur

Lemur ekor cincin

Pas mendekati kandang zebra dan kambing gunung ini, bau kambingnya sangat menusuk hidung. Ampun deh.

Zebra and Wild Goat

Zebra dan kambing gunung

Burung yang termasuk eksotis, burung flamingo, ternyata ada juga ya di sini.

Flamingos

Burung Flamingo

Di suatu kolam yang luas, tampak seperti rawa-rawa. Ditumbuhi banyak tumbuhan air, ikan, kura-kura dan burung-burung seperti bebek liar dan bangau dengan bebasnya datang ke kolam itu. Di pinggiran kolam terdapat restoran yang menyuguhkan pemandangan ini.

Fishes and turtles

Ikan dan kura-kura

Hewan jangkung ini bergerak bak raksasa menuju tempat makannya. Karena lehernya sangat panjang dan tempat makannya rendah, dia harus membungkuk. Saya pikir itu kurang sesuai. Dia kemudian berjalan menuju dinding pembatas. Dengan leher panjangnya, dia menatap tetangganya, Si Badak.

Giraffe

Jerapah

Hewan kekar ini ternyata ada juga, badak bercula dua.

Rhinoceros

Badak

Ini adalah hewan jenis amfibi, bahasa Inggrisnya newth. Tidak ada di Indonesia. Ketika saya sedang melihatnya, ada orang Jepang menyebutnya "おいまり", dibaca oimori.

Newts

Newt (いもり)

Ini adalah kuda nil jenis pygmee.  Bentuknya kecil. Tapi di kebung binatang ini, jenis yang sangat besar juga ada. Tubuhnya sangat gembul. Di dalam kandangnya ada kolam berisi air jernih.

Hippopotamus

Kuda Nil 

Satwa-satwa kebun binatang Ueno ada juga yang dipisahkan berdasarkan jenisnya. Misalnya hewan nokturnal, yaitu hewan yang bergerak aktif di malam hari, kandangnya berada di dalam gua. Jadi ketika masuk ke daerah itu, tempatnya gelap. Bahkan ada yang hampir tidak keliatan isi kandangnya. Hanya ada sedikit penerangan. Agak sayangnya di situ. Mungkin memang mereka mau menciptakan suasana yang tepat untuk hewan nokturnal.