Tes TOEIC di Jepang

TOEIC adalah tes kemampuan bahasa Inggris bagi mereka yang ingin bekerja di luar negeri. Karena saya ingin bekerja di Jepang, selain mengikuti tes JLPT, saya juga mencoba mengikuti tes TOEIC.

Ketika mendaftar TOEIC, kita diberi pilihan area tes. Saya tinggal di prefektur Gunma (群馬県). Tapi ketika saya hendak memilih area tes, tidak ada prefektur Gunma. Terpaksa saya memilih area tes di prefektur Saitama (埼玉県). Tapi saya heran, kenapa teman saya bisa memilih area lokasi yang dekat. Ternyata dia memilih lokasi Maebashi (前橋市). Saya baru sadar kalau prefektur Gunma memang tidak ada, tapi dia mencantumkan Maebashi. Saya terlalu fokus untuk mencari prefektur Gunma hingga akhirnya tidak sadar kalau yang ada itu adalah Maebashi.

Pendaftaran TOEIC di Jepang akan selalu dibuka tiap bulan dengan biaya pendaftaran sebesar 5,725 yen. 2 minggu sebelum hari ujian, akan datang kiriman pos kartu ujian yang berisi detail lokasi di mana anda akan ujian. Saya mendapat lokasi ujian yang berada di Universitas Teknik Shiba Ura (芝浦工業大学). Ketika tiba hari ujian, saya pun berangkat dengan menggunakan kereta sampai di stasiun Higashi Omiya (東大宮) dan kemudian naik bus menuju lokasi tes.

Waktu itu hujan deras sekali. Saya memang sudah melihat perakiraan cuaca sebelum berangkat dan membawa payung. Itu adalah saat pertama saya naik bus di Jepang. Sebelum duduk kita harus membayar cuma sekitar 140 yen. Bisa menggunakan uang tunai berupa uang receh atau menggunakan kartu isi ulang Suica. Waktu naik bus kita tidak diberi tahu bus transit di lokasi mana. Sayapun akhirnya bertanya, kalau mau turun di Universitas Shiba Ura bagaimana caranya ya. Orang Jepang yang saya tanya pun dengan ramah memberitahu bahwa di pemberhentian berikutnya.

Sampai di lokasi ujian, orang-orang sudah berkumpul. Saya lihat mayoritas yang ikut ujian adalah orang Jepang. Ruangan ujian adalah salah satu ruangan di Universitas Shiba Ura. Ruangannya sangat luas dan fasilitasnya saya nilai sangat bagus untuk menunjang perkuliahan. Ketika ujian TOEIC yang boleh diletakkan di atas meja hanya alat tulis dan jam tangan. Jam yang berada di ruangan akan ditutup. Oleh karena itu, kita harus membawa jam tangan sendiri.

Setelah ujian selesai, peserta pun bubar. Saya menuju ke halte bus untuk kembali ke stasiun Higashi Omiya. Saat itu hujan deras dan orang-orang pada antri menunggu bus sambil memegang payung.

Satu bulan kemudian hasil ujian dikirimkan lewat pos ke apartemen saya. Ternyata saya hanya mendapat skor 570. Skor TOEIC tertinggi adalah 990. Memang saya jarang belajar dan tidak pernah ikut les bahasa Inggris. Saya jarang menggunakan bahasa Inggris dalam keseharian saya. Saya hanya menggunakan bahasa Inggris untuk membaca atau menonton tutorial.

Our Location

company 1
company 2
company 3
company 4