Kerja Paruh Waktu di Perusahaan Pengiriman Barang (Delivery Service)

Perusahaan pengiriman barang (宅配便/takuhaibin, 宅急便/takkyuubin) dalam negeri yang terkenal di Jepang adalah Yamato. Dikenal juga dengan istilah kuroneko, karena logonya adalah kucing hitam. Beberapa pekerjaan paruh waktu kadang tidak stabil waktunya. Bisa disebabkan karena produksi perusahaan berkurang dan hari libur. Tapi, Yamato adalah perusahaan yang paling stabil menurut saya, karena beroperasi setiap hari. Bahkan hari libur nasional saja masih beroperasi, tidak ada liburnya.

Pekerjaannya terbilang berat, karena membutuhkan tenaga. Pekerjaannya adalah mengangkat barang dari kerangkeng menuju conveyor. Conveyor adalah mesin yang berupa belt yang digunakan untuk mengalirkan barang. Barang-barang kiriman yang berat diantaranya minuman dan buku dalam kardus. Antara pekerja paruh waktu yang lain saling berebutan untuk mendapatkan kerangkeng dengan barang-barang yang ringan. Adalah sial kalau mendapatkan barang berat, badan jadi capek dan otot pegal. Tapi kalau dapat barang-barang yang ringan, itu seperti anugerah terindah, karena anda dapat menghemat tenaga dan waktu menjadi tidak terasa. Kalau ada barang berat seperti mesin atau lempengan besi, itu tidak usah diangkat, dibiarkan saja di kerangkeng. Orang jepang yang mengirim barang kadang aneh-aneh. Ada yang cuma mengirim lembaran kardus dan sebatang kayu.

Anda harus punya keahlian menebak berat barang. Kadang ada barang yang dalam kardus kecil ternyata berat, dan sebaliknya barang dalam kardus besar ternyata sangat ringan. Barang yang sudah pasti ringan adalah barang kiriman dari Amazon dan Zozotown (warna hitam). Barang berupa botol minuman sudah pasti barang berat dan bikin encok.

Mengalirkan barang ada banyak aturannya, diantaranya :

  1. Barang di kerangkeng bercampur-campur, nomor barang harus sesuai lokasi conveyor.
  2. Bunga (花/hana) jangan diposisikan tidur, harus berdiri.
  3. Melon (メロン), semangka (スイカ), telur (卵/tamago), barang pecah belah (割れ物/waremono), dan sake (酒) harus diposisikan pada conveyor yang sesuai.
  4. Harus meletakkan posisi barang dalam kondisi nomor barang terlihat oleh pengecek barang.
  5. Jangan meletakkan barang yang lebar atau tingginya melebihi batas.
  6. Jangan meletakkan barang yang khusus pengiriman pos.

Kalau anda melanggar aturan di atas, siap-siap diteriaki orang Jepang gendut yang posisinya di depan. Teriakan yang sering dia lontarkan, yaitu "花ダメ!/hana dame!". Semua yang baru masuk pasti pernah diteriakin orang ini, ngaku aja. Beberapa sistem kerja di Jepang tidak diterangkan secara detail aturannya, jadi istilahnya learning by doing. Kalau udah lama kerja, kesalahan udah pasti minim. Saya sering melihat pekerja paruh waktu baru diteriakin dan saya hanya bisa tertawa dalam hati.

Pekerjaan tidak cuma angkat barang, tapi kadang diposisiin oleh leader pada bagian tarik barang. Ini adalah pekerjaan yang paling ringan di Yamato, cuma berdiri dan menarik barang. Tapi pekerjaan ini membutuhkan kecepatan penglihatan dan ketelitian. Barang yang mengalir harus ditarik/diambil sesuai nomor lokasi. Jangan sampai salah tarik atau melewatkan banyak barang yang seharusnya ditarik. Kalau banyak melewatkan barang, maka anda akan diberhentikan pada posisi itu dan digantikan orang lain, dan anda kembali angkat barang. Barang yang ditarik kalau lambat disusun oleh orang-orang yang di lokasi anda, akan menumpuk dan anda tidak bisa menarik lagi barang selanjutnya karena terhalang. Saat kondisi ini, jangan lupa menginjak rem conveyor agar aliran berhenti. Saya beberapa kali mendapat posisi menarik barang. Hanya melewatkan paling banyak 5 barang dan belum pernah diberhentikan ketika mendapat posisi ini. Kadang kalau barang saya beruntun, saya merasa seperti ninja.

Posisi pekerjaan lain adalah penyusun barang, yaitu menyusun barang yang telah ditarik untuk diletakkan ke dalam kerangkeng. Harus disusun sesuai nomor kerangkeng. Barang yang berat harus diletakkan di bawah dan yang ringan diletakkan di atas. Jangan sampai terbalik dan salah nomor. Karena kerangkeng yang telah terisi penuh akan dimasukkan ke dalam mobil box besar untuk dikirimkan ke tujuan. Saya beberapa kali mendapat pekerjaan ini dan menurut saya ini pekerjaan dengan tingkat kesulitan menengah.

Setelah kerangkeng yang barangnya mau dialirkan sudah habis semua. Maka pekerjaan selanjutnya adalah menarik kotak pendingin besar dari gudang pendingin menuju lokasi mobil box pengangkut. Nomor kotak pendingin harus sesuai dengan nomor mobil box pengangkut. Ini salah satu pekerjaan yang mudah juga. Menarik kotak pendingin harus jalan mundur. Pernah sekali kaki saya nyangkut di bawah kotak pendingin dan saya terjatuh. Kaki saya jadi sakit tapi harus saya tahan demi tetap bisa bekerja. Untuk tidak terlalu parah sakitnya dan 2 minggu baru hilang nyerinya.

Lokasi asrama dengan kantor Yamato jauh, jadi harus naik sepeda yang bisa ditempuh 40 menit jika santai. Jadi yang sering jadi korban adalah kaki, capek mengayuh sepeda. Dan angkat-angkat barang pasti jari-jari dan punggung yang sakit. Tapi gaji per jam di Yamato terbilang tinggi, khususnya jam malam. Oh iya, ada sebutan populer bagi yang bekerja di Yamato, yaitu "petarung/pejuang malam". Apakah kamu siap bertarung malam ini? Tapi saya sudah berhenti bekerja paruh waktu di Yamato. Kalau pas libur sekolah mungkin saya mau masuk lagi. Lumayan bisa banyak penghasilan pas liburan sekolah.

Our Location

company 1
company 2
company 3
company 4