Apakah Musim Dingin itu Menyenangkan?

Musim dingin (冬/fuyu) adalah musim yang sangat berat menurut saya. Padahal sewaktu di Indonesia, saya pikir musim dingin itu enak, bisa main salju seenaknya. Ya, musim dingin identik dengan salju (雪/yuki). Kita bisa perang salju (雪合戦/yukigassen) atau membuat boneka salju (雪だるま/yuki daruma).

Saat salju pertama (初雪/hatsuyuki) turun di daerah Maebashi (前橋), entah itu masih musim gugur atau awal musin dingin, rasanya sangat senang. Saat itulah pertama kalinya saya merasakan namanya salju. Seperti ada serutan es turun dari langit. Waktu itu tanggal 24 November 2016 di pagi hari saat akan berangkat ke sekolah. Saya gak pakai sarung tangan, karena saya rasa gak terlalu dingin. Sekalinya tangan saya jadi dingin banget sampai mati rasa. Buru-buru pakai sarung tangan.

Setelah salju pertama turun, hari selanjutnya tidak turun salju sampai akhirnya salju kedua turun kalau tidak salah pada tanggal 15 Januari 2017. Daerah Maebashi memang berada di daerah hangat, jadi jarang turun salju. Semakin atas daerahnya semakin besar kemungkinan turun salju. Di Jepang, daerah atas adalah daerah yang berada di utara dan sebaliknya daerah bawah berarti daerah yang berada di selatan. Saat ini saya kerja paruh waktu di daerah Iwamoto (岩本) yang terletak lebih atas dibanding Maebashi dan di sana sering turun salju yang lebat.

Musim dingin adalah masa di mana penggunaan listrik meningkat, karena sangat dingin, penggunaan penghangat ruangan (暖房/danbou, ヒーター/hiitaa) menjadi meningkat. Siap-siap saja tagihan listrik membludak. Apalagi di asrama sekolah banyak yang tinggal, semua pada nyalain penghangat bersamaan, jadinya sering jeglek. Sangat mengesalkan. Selain itu, ketika mandi harus pakai air hangat, otomatis penggunaan gas juga meningkat. Di Jepang, setiap kamar mandi dilengkapi pengatur suhu. Kalau diset ke posisi hangat, itu berarti menggunakan gas. Otomatis penggunaan gas di musim dingin juga bakal meningkat.

Ketika salju turun, jalan raya dipenuhi salju. Jalanan menjadi sangat berbahaya, karena saljunya kayak pasir, ban kendaraan bisa slip. Jadi harus pelan-pelan jalannya. Saat jalan kakipun harus hati-hati, karena bisa terpeleset. Banyak temen-temen yang berharap turun salju sampai sangat tebal. Karena kalau salju sangat tebal, maka sekolah diliburkan. Kalau salju sangat tebal, ya mau pergi kerja juga gak bisa, mau pergi belanja juga gak bisa. Saya rasa itu harapan yang mempersulit diri sendiri. Untung saja sampai saat ini belum pernah turun salju yang sampai gak bisa dilewati. Kalau salju sangat tebal, mau tidak mau harus stok bahan makanan untuk beberapa waktu. Sedangkan di Iwamoto, saya melihat orang-orang kesulitan mendorong salju dari halaman rumah mereka. Atap rumah juga dipenuhi salju tebal. Terus pegunungan di Iwamoto saljunya cukup tebal, semoga saja tidak terjadi longsor salju (雪崩/nadare).

Berikut ini pakaian musim dingin harus dipakai saat keluar rumah.

  1. Jaket (コート/kooto) yang tebal.
  2. Sarung tangan (手袋/tebukuro) yang tebal.
  3. Penutup telinga (耳当て/mimi ate).
  4. Sepatu (靴/kutsu).
  5. Kaos kaki (靴下/kutsu shita, ソックス/sokkusu)
  6. Syal (スカーフ/sukaafu).
  7. Kupluk.
  8. Celana 2 lapis (1 celana tapi 2 lapisan).
  9. Masker (マスク/masuku)

Kalau tidak sanggup beli yang baru, beli saja di toko barang bekas. Sangat banyak pakaian musim dingin yang dijual di sana. Teman-teman saya sampai pakai baju dan jaket 4 lapis saking dinginnya. Kerja malam dan kena angin, rasanya sangat sulit. Jaraknya jauh, pake sepeda. Begitulah yang saya rasakan hingga akhirnya saya cari kerjaan paruh waktu yang diantar jemput. Lumayan mengurangi penderitaan selama musim dingin. Kalau sanggup, pakai masker ketika naik sepeda, karena saya merasakannya kayak bernafas dalam air kalau gak pakai masker.

Ketika musim dingin tiba, di situlah saat banyak yang mengalami flu/demam. Tetap jaga kesehatan. Makan makanan hangat dan minum minuman hangat. Makan vitamin bila perlu dan istrahat yang cukup. Karena kalau sakit, tidak bisa bekerja dan biaya rumah sakit mahal. Walaupun sebenarnya bisa pakai asuransi kesehatan. Tapi asuransi kesehatan hanya memberikan potongan beberapa persen saja. Ada temen saya yang sakit gigi dan berobat ke dokter, dia bayar 5000¥. Katanya itu dibantu asuransi kesehatan sekitar 50%. Itu berarti biaya pengobatannya sekitar 10,000¥.

Our Location

company 1
company 2
company 3
company 4